Pendaftaran IPDN 2026 Ditutup Hari Ini, Simak Tahapan Selanjutnya yang Harus Diketahui

Hari ini menandai batas akhir pendaftaran untuk Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026. Peluang ini terbuka bagi generasi muda terpilih yang ingin berkarier sebagai Pamong Praja. Sejak dibuka pada 18 Agustus 2026, pendaftaran telah menarik perhatian luar biasa dari lulusan SMA/MA di seluruh Indonesia, dengan ribuan pelamar berlomba-lomba untuk mendapatkan tempat di lembaga pendidikan kedinasan di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dalam situasi ini, penting bagi calon praaja untuk memastikan bahwa mereka telah memenuhi seluruh syarat dan tahapan yang diperlukan agar tidak kehilangan kesempatan berharga ini.
Pentingnya Memahami Proses Pendaftaran IPDN 2026
Pendaftaran IPDN 2026 bukan sekadar administrasi biasa; ini adalah langkah awal menuju pendidikan yang mempersiapkan calon pemimpin masa depan. Proses seleksi tahun ini dikatakan ketat, dengan tujuan untuk menemukan individu-individu yang tidak hanya memenuhi syarat akademis, tetapi juga memiliki integritas dan profesionalisme tinggi. Oleh karena itu, calon praaja diharapkan untuk memeriksa kembali semua dokumen dan syarat yang diperlukan sebelum batas waktu pendaftaran berakhir.
Persyaratan Umum untuk Pendaftaran IPDN 2026
Sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.2.2/5875/SJ, terdapat beberapa syarat umum yang wajib dipenuhi oleh pelamar IPDN 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Usia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun per 1 Januari 2026.
- Tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita.
Memenuhi syarat usia dan tinggi badan adalah langkah awal yang penting untuk mengikuti seleksi ini. Namun, syarat administrasi juga tidak kalah pentingnya.
Persyaratan Administrasi yang Harus Diperhatikan
Berikut adalah rincian persyaratan administrasi yang harus dipenuhi oleh calon pelamar:
- Memiliki ijazah SMA atau MA (tidak berlaku untuk SMK dan Paket C).
- Nilai rata-rata ijazah minimal 73,00, dengan pengecualian untuk pelamar dari beberapa provinsi di Papua yang harus memiliki nilai minimal 65,00.
- Nilai bahasa Inggris minimal 75,00 pada ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL), dengan pengecualian bagi pelamar dari enam provinsi di Papua.
- Melampirkan Surat Keterangan Lulus (SKL) yang menyatakan nilai kelas XII dan dicap basah oleh kepala sekolah.
- Menunjukkan domisili selama minimal satu tahun di kabupaten atau kota tempat pendaftaran, dibuktikan dengan Kartu Keluarga dan KTP-el/KIA.
Persyaratan Fisik dan Integritas
Calon praaja juga harus memenuhi sejumlah syarat fisik dan integritas, antara lain:
- Tidak sedang terlibat atau pernah dipidana.
- Tidak memiliki tato, dan bagi pria, tidak bertindik atau memiliki bekas tindik.
- Tidak menggunakan kacamata atau lensa kontak.
- Belum pernah menikah atau hamil/melahirkan bagi wanita.
- Belum pernah diberhentikan secara tidak hormat dari IPDN atau perguruan tinggi lain.
Menandatangani pakta integritas tahun 2026 juga menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi, menunjukkan komitmen calon praaja terhadap nilai-nilai integritas yang diusung oleh IPDN.
Dokumen yang Diperlukan untuk Pendaftaran
Berikut adalah daftar dokumen yang perlu disiapkan oleh calon pelamar dalam proses pendaftaran:
- KTP-el atau KIA dalam format .jpg (maksimal 500kb).
- Kartu Keluarga dalam format .pdf (maksimal 1000kb).
- Ijazah atau SKL dalam format .pdf (maksimal 1000kb).
- Transkrip atau Rapor Nilai dalam format .pdf (maksimal 1000kb).
- Pasfoto 4×6 cm dengan latar merah, kemeja putih lengan panjang dalam format .jpg (maksimal 500kb).
- Pakta integritas 2026 yang ditulis tangan dengan kapital dalam format .pdf (maksimal 1000kb).
- Dokumen domisili atau Surat Keterangan Orang Asli Papua (jika diperlukan) dalam format .pdf (maksimal 1000kb).
Dokumen-dokumen ini harus disiapkan dengan baik untuk memastikan kelancaran proses pendaftaran.
Cara Mendaftar Secara Daring
Untuk mendaftar di IPDN 2026, calon pelamar harus mengikuti langkah-langkah berikut melalui portal resmi SSCASN BKN:
- Kunjungi laman resmi https://sscasn.bkn.go.id.
- Pilih menu Sekolah Kedinasan 2026, kemudian buat akun menggunakan NIK dan password.
- Masuk kembali dengan NIK dan password, lalu pilih sekolah kedinasan IPDN dan lengkapi biodata yang diminta.
- Unggah berkas sesuai format dan ukuran yang ditentukan.
- Periksa seluruh data dengan cermat sebelum mengklik tombol Kirim/Finalisasi, dan cetak Kartu Informasi Akun dan Bukti Pendaftaran.
Proses pendaftaran daring ini dirancang untuk memudahkan pelamar dalam mengakses informasi dan menyelesaikan pendaftaran dengan efisien.
Jadwal Penting Pendaftaran IPDN 2026
Berikut adalah jadwal lengkap yang perlu diperhatikan oleh calon pelamar:
- Pendaftaran Online dan Pembuatan Akun SSCASN: 18-30 Agustus 2026.
- Verifikasi Dokumen Persyaratan Administrasi: 18 Agustus-1 September 2026.
- Pengumuman Hasil Verifikasi Administrasi: 2-3 September 2026.
- Masa Sanggah: 4-5 September 2026.
- Jawab Masa Sanggah: 4-6 September 2026.
- Pengumuman Pasca Masa Sanggah: 7-8 September 2026.
- Pembayaran PNBP SKD BKN: 11-15 September 2026.
- Pengumuman Jadwal, Lokasi, Sesi SKD & Cetak Kartu Ujian: 18-21 September 2026.
- Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): 22 September-7 Oktober 2026.
- Pengumuman Hasil SKD: Oktober 2026.
- Verifikasi Faktual Tahap I & Gladi Simulasi Tes Bahasa Inggris: Oktober 2026.
- Pelaksanaan Tes Kemampuan Bahasa Inggris: Oktober 2026.
- Pengumuman Verifikasi Faktual Tahap I & Tes Bahasa Inggris: Oktober 2026.
- Pelaksanaan Tes Kesehatan Tahap I: Oktober 2026.
- Pengumuman Hasil Tes Kesehatan Tahap I: Oktober 2026.
- Gladi & Pelaksanaan Tes Psikologi, Integritas, dan Kejujuran: Oktober 2026.
- Pengumuman Hasil Tes Psikologi, Integritas, dan Kejujuran: Oktober 2026.
- Pantukhir (Verifikasi Faktual II, Kesehatan II, Kesamaptaan, Antropometri & Wawancara): Oktober-November 2026.
- Pengumuman Kelulusan Akhir & Registrasi Calon Praja: November 2026.
Menyadari jadwal ini sangat penting agar calon pelamar tidak ketinggalan dalam setiap tahapan yang telah ditentukan.
Waspada Terhadap Penipuan
Penting untuk diingat bahwa seluruh tahapan SPCP IPDN 2026 tidak memungut biaya apapun kecuali untuk pembayaran PNBP SKD BKN yang dilakukan melalui kode billing resmi. Calon pelamar harus waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mungkin terjadi, terutama yang mengatasnamakan panitia, oknum, atau calo. Selalu pastikan informasi yang diterima adalah dari sumber resmi untuk menghindari kerugian.
Dengan semua informasi yang telah disampaikan, calon praaja diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk mengikuti seleksi pendaftaran IPDN 2026. Jangan lewatkan kesempatan berharga ini dan pastikan semua syarat terpenuhi sebelum batas waktu pendaftaran berakhir!
➡️ Baca Juga: Penerapan PP Tunas untuk Meningkatkan Perlindungan Anak di Era Digital
➡️ Baca Juga: Liverpool Kalah dari MU, Daniel Sturridge Beri Kritikan Tajam kepada Arne Slot




