Pemkot Jakarta Timur Tertibkan Kabel Udara Berantakan Sepanjang 792 Meter untuk Keindahan Kota

Jakarta – Di tengah tantangan urbanisasi yang semakin kompleks, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur mengambil langkah tegas untuk menata estetika kota dengan menertibkan kabel udara yang berantakan. Proses ini melibatkan penataan kabel sepanjang 792 meter di Jalan Sultan Hamengkubuwono IX, Ujung Menteng, Cakung. Keberadaan kabel-kabel yang menjuntai tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat.
Penertiban Kabel Udara Semrawut
Pemkot Jakarta Timur melalui Suku Dinas Bina Marga telah melakukan upaya pembersihan kabel-kabel yang terpasang semrawut. Menurut Fauzi, Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Lingkungan Hidup Kota Jakarta Timur, penertiban ini melibatkan 17 pemilik kabel fiber optik yang beroperasi di wilayah tersebut. “Kabel-kabel ini sebelumnya terpasang dengan cara yang tidak teratur, menjuntai di udara dan menciptakan kesan kumuh,” ungkapnya.
Langkah Koordinasi dengan Pemilik Kabel
Untuk mengatasi masalah kabel udara berantakan, Pemkot Jakarta Timur telah berkolaborasi dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Jakarta. Mereka merencanakan pengalihan jaringan kabel yang ada ke bawah tanah, sehingga tampak lebih rapi dan teratur. “Kami akan menurunkan dan merapikan kabel udara yang ada, termasuk mencabut tiang-tiang jaringan yang sudah tidak digunakan lagi,” tambah Fauzi.
Keamanan dan Kenyamanan Masyarakat
Keberadaan kabel yang menjuntai di udara tidak hanya mengganggu estetik kota tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. Penataan kabel ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan yang mungkin terjadi akibat kabel yang terabaikan. “Kami menargetkan proses penataan ini selesai dalam waktu sekitar dua minggu,” jelas Fauzi.
Respon Masyarakat terhadap Penataan Kabel
Fauzi juga mencatat bahwa masyarakat telah lama mengeluhkan keberadaan kabel udara yang berantakan. “Kabel yang menjuntai sangat membahayakan, dan kami berharap dengan penataan ini, kawasan ini akan menjadi lebih rapi, tertib, dan nyaman,” ujarnya. Dengan demikian, upaya ini tidak hanya meningkatkan keindahan kota tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Program Penataan Kabel Udara di Jakarta Timur
Penataan kabel udara merupakan bagian dari program besar Pemkot Jakarta Timur untuk mempercantik kota. Sejak tahun 2026, penataan kabel telah dilakukan di sembilan lokasi berbeda di wilayah Jakarta Timur, dengan total panjang kabel yang ditata mencapai ribuan meter. Langkah ini adalah bagian dari visi Jakarta sebagai kota global yang modern dan teratur.
Transformasi Jakarta Menuju Kota Global
Target Pemkot Jakarta Timur adalah memindahkan lebih banyak jaringan telekomunikasi ke bawah tanah. Dengan demikian, kawasan perkotaan akan terlihat lebih teratur dan nyaman bagi warganya. “Ini adalah implementasi dari visi Jakarta sebagai kota global dan menuju lima abad Jakarta. Kami berkomitmen menjadikan Jakarta semakin indah, tertib, dan nyaman untuk seluruh masyarakat,” pungkas Fauzi.
Manfaat Penataan Kabel untuk Lingkungan
Penataan kabel udara berantakan memberikan banyak manfaat, baik untuk masyarakat maupun lingkungan. Dengan mengurangi jumlah kabel yang terlihat di udara, kota akan terlihat lebih bersih dan teratur. Ini juga mengurangi risiko kecelakaan yang mungkin disebabkan oleh kabel yang tidak terawat.
Manfaat Estetika dan Fungsi
- Meningkatkan pemandangan kota dengan mengurangi kekumuhan.
- Menjamin keselamatan masyarakat dari potensi bahaya kabel yang menjuntai.
- Mendukung pengembangan infrastruktur yang lebih modern dan efisien.
- Meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas di ruang publik.
- Mendorong kesadaran akan pentingnya penataan ruang kota yang baik.
Langkah Selanjutnya dalam Penataan Kota
Keberhasilan penataan kabel udara di Jakarta Timur menjadi contoh yang baik untuk daerah lain dalam mengelola infrastruktur kota. Pemkot Jakarta Timur berencana untuk melanjutkan program ini ke area lain di Jakarta, mengingat pentingnya estetika dan fungsi dalam pengembangan kota. “Kami akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa penataan ini berlangsung dengan baik dan efektif,” kata Fauzi.
Peran Komunitas dalam Penataan Kota
Peran masyarakat sangat penting dalam mendukung program penataan kota ini. Dukungan dari warga dapat mempercepat proses penataan dan memastikan bahwa hasilnya sesuai dengan harapan. “Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif, baik dalam memberikan masukan maupun menjaga lingkungan yang telah ditata,” imbau Fauzi.
Kesimpulan dari Upaya Pemkot Jakarta Timur
Dengan langkah-langkah yang diambil oleh Pemkot Jakarta Timur, diharapkan Jakarta dapat menjadi contoh bagi kota-kota lain dalam hal penataan infrastruktur. Penertiban kabel udara berantakan ini bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Dengan kolaborasi antara pemerintah, asosiasi telekomunikasi, dan masyarakat, Jakarta dapat bergerak menuju visi kota global yang lebih baik.
➡️ Baca Juga: Bank Mandiri: Perekonomian Indonesia Tetap Resilien Memasuki Semester 2 Tahun 2026
➡️ Baca Juga: Awich, CHICO CARLITO, ONE OK ROCK, dan Paledusk Kolaborasi dalam Lagu “FOR OKINAWA




