Lima Mahasiswa UI Ciptakan Terobosan di AS sebagai Tim S-1 Terbaik Program Geosains Dunia

Jakarta – Lima mahasiswa program sarjana dari Universitas Indonesia (UI) telah mencetak prestasi gemilang dengan menjadi satu-satunya tim mahasiswa S-1 yang terlibat dalam SEG EVOLVE, sebuah program geosains internasional. Mereka mendapatkan kesempatan langka untuk mempresentasikan hasil karya mereka di acara IMAGE 2026 yang akan diadakan di Houston, Amerika Serikat (AS).
Profil Tim Kenanga
Kelima mahasiswa yang tergabung dalam Tim Kenanga berasal dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UI. Mereka adalah Ellysa Dinda Nathasya, Michael Partogi, Hishnu Ghaitsul Hudna, Luthfan Zaidan Akbar, dan Muhammad Fairuz Ulya. Keterlibatan mereka dalam SEG EVOLVE menunjukkan komitmen untuk tidak hanya belajar, tetapi juga berkontribusi secara aktif dalam dunia geosains global.
Pencapaian yang Dihargai
Duta Besar Republik Indonesia untuk AS, Indroyono Soesilo, menyampaikan apresiasinya melalui rilis pers KBRI Washington pada 22 Agustus. Ia menekankan pentingnya pengalaman yang diperoleh mahasiswa UI melalui program ini sebagai persiapan menghadapi dinamika industri energi yang terus berkembang.
Pentingnya Pengalaman Internasional
Indroyono mengungkapkan, “Partisipasi dalam program seperti SEG EVOLVE sangat krusial untuk mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia agar siap menghadapi tantangan industri energi yang berubah cepat. Kita memerlukan generasi muda yang tidak hanya memiliki pengetahuan dalam ilmu kebumian, tetapi juga terampil dalam teknologi digital dan mampu bekerja secara lintas disiplin.”
Pendidikan dan Penguasaan Teknologi
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa pengalaman yang didapatkan oleh mahasiswa tidak sebatas pada penguasaan perangkat lunak profesional dan analisis data seismik. Namun, juga mencakup pemahaman mendalam mengenai proses eksplorasi energi serta pengambilan keputusan yang mempertimbangkan aspek ilmiah dan bisnis secara bersamaan.
Detail Program SEG EVOLVE
Kelima mahasiswa tersebut berpartisipasi dalam SEG EVOLVE, sebuah program pengembangan karier yang berlangsung selama enam bulan. Program ini dirancang untuk menciptakan suasana kerja yang mirip dengan industri energi, di mana mereka mengolah data nyata, berkolaborasi dengan mentor profesional, merumuskan strategi eksplorasi, hingga mempresentasikan hasil analisis yang telah dilakukan.
Jalur Penelitian Tim Kenanga
Tim Kenanga memilih jalur Energy Exploration, yang berfokus pada evaluasi prospek hidrokarbon di wilayah Eugene Island di selatan Teluk Meksiko. Dalam proses ini, mereka menganalisis kondisi geologi, karakteristik batuan, data seismik, potensi cadangan, serta kelayakan ekonomi dari prospek energi dengan menggunakan berbagai perangkat lunak yang umum dipakai dalam industri energi global.
Presentasi Akhir dan Undangan Bergengsi
Hasil karya mereka akan dipresentasikan dalam sesi akhir pada 2 Juni 2026. Dari hasil presentasi tersebut, Tim Kenanga berhasil mendapatkan undangan untuk membawa karya mereka ke International Meeting for Applied Geoscience and Energy (IMAGE) 2026 yang berlangsung di Houston pada 17-20 Agustus.
Keunikan dan Prestasi Tim Kenanga
Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri, terutama mengingat bahwa SEG EVOLVE umumnya diikuti oleh mahasiswa pascasarjana dari disiplin geosains, teknik, dan bidang terkait lainnya. Tim Kenanga tercatat sebagai tim pertama dan satu-satunya yang seluruh anggotanya berasal dari tingkat sarjana.
Prestasi Mahasiswa Indonesia di Kancah Internasional
Keberhasilan Tim Kenanga juga menambah daftar prestasi mahasiswa Indonesia di ajang geosains internasional. Sebelumnya, mahasiswa pascasarjana dari Teknik Geologi Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil meraih Imperial Barrel Award dalam pertemuan AAPG yang diadakan di Houston pada 17 Agustus 2026.
Peluang untuk Berkompetisi di Tingkat Global
Prestasi yang diraih oleh Tim Kenanga menunjukkan bahwa mahasiswa Indonesia, bahkan di tingkat sarjana, memiliki peluang untuk bersaing di arena akademik dan industri energi global. Hal ini menjadi bukti bahwa penguasaan ilmu kebumian, teknologi, dan kemampuan untuk bekerja lintas disiplin dapat membuka banyak pintu kesempatan.
Melalui pengalaman yang diperoleh dalam program ini, mereka tidak hanya mengembangkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun jaringan profesional yang dapat mendukung karier mereka di masa depan. Dengan dukungan yang tepat dan semangat berinovasi, mahasiswa UI dan Indonesia pada umumnya dapat terus berkontribusi dan berprestasi di tingkat internasional.
Kesempatan yang diperoleh oleh Tim Kenanga merupakan langkah awal yang signifikan bagi mahasiswa geosains Indonesia dalam menghadapi tantangan di masa depan. Dengan bekal ilmu yang didapatkan selama mengikuti SEG EVOLVE, mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam pengembangan industri energi dan geosains di Indonesia.
Kesimpulan
Keberhasilan Tim Kenanga tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Universitas Indonesia, tetapi juga bagi bangsa Indonesia secara keseluruhan. Ini adalah bukti bahwa dengan dedikasi, kerja keras, dan kesempatan yang tepat, mahasiswa Indonesia mampu bersaing dan berprestasi di pentas dunia.
➡️ Baca Juga: FFWS SEA 2026 Spring Dimulai: 5 Tim Indonesia Bersiap Rebut Tiket Grand Finals
➡️ Baca Juga: Kebakaran di Karawang Mencapai 50 Kasus Dalam Dua Minggu Terakhir



