Dalam dunia perfilman, keputusan untuk terlibat sebagai eksekutif produser sering kali datang dengan tantangan dan harapan yang besar. Jerome Kurnia, seorang aktor yang dikenal luas, kini mengambil langkah berani dengan menjabat sebagai eksekutif produser untuk film horor religi terbarunya, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Melalui wawancara yang berlangsung di Bajawa Flores Kemang, Jakarta, setelah konferensi pers yang mengumumkan judul serta jajaran pemeran film ini, Jerome menjelaskan alasan di balik keterlibatannya yang lebih mendalam dalam proyek ini. Proyek yang dijadwalkan tayang di bioskop pada tahun 2026 ini, menjadi langkah signifikan dalam kariernya, yang tidak hanya mengandalkan bakat aktingnya, tetapi juga memanfaatkan keahlian di balik layar.
Keputusan Menjadi Eksekutif Produser
Jerome Kurnia menjelaskan bahwa keputusan untuk mengambil peran sebagai eksekutif produser dalam Kuasa Gelap: Perjanjian Darah berakar dari keyakinannya yang kuat terhadap potensi cerita yang diusung film ini. Ia mengungkapkan, “Kenapa? Ya karena percaya. Kenapa mau terlibat sebagai eksekutif produser di sini ya karena aku sangat percaya sama IP (Intelektual Properti) Kuasa Gelap: Perjanjian Darah ini.” Dengan keyakinan tersebut, Jerome merasa terdorong untuk terlibat lebih dalam lagi, tidak hanya sebagai seorang aktor, tetapi juga sebagai produser yang dapat mempengaruhi arah cerita dan produksi film.
Langkah ini juga menandai debutnya sebagai eksekutif produser untuk film panjang, meskipun Jerome sebelumnya pernah berperan sebagai associate producer dalam proyek film pendek di Thailand. “Sebenarnya aku dulu udah pernah jadi associate producer di salah satu film pendek di Thailand, tapi itu sudah sekitar 2-3 tahun lalu. Perbedaannya ya mungkin dalam skala kali ya. Kalau film pendek ya mungkin lebih kecil,” tuturnya, menunjukkan bahwa meski pengalaman sebelumnya terbatas, ia siap menghadapi tantangan baru ini.
Proses Pembelajaran dan Eksplorasi
Meski beralih ke peran baru di belakang layar, Jerome tidak merasa terbebani oleh tanggung jawab tersebut. Ia memilih untuk melihat proses ini sebagai bagian dari eksplorasi dan pembelajaran dalam kariernya. “Enggak sih, maksudnya ya berjalan aja, kan namanya juga hidup harus nyoba hal-hal baru kan,” ungkapnya, menekankan pentingnya mencoba hal-hal baru dalam perjalanan hidup dan kariernya.
Jerome juga menegaskan bahwa meskipun ia kini terlibat dalam aspek produksi, fokus utamanya tetap pada pendalaman karakter Romo Thomas yang kembali ia perankan dalam sekuel ini. Dengan harapan untuk menyajikan kualitas cerita yang lebih kuat dibanding film sebelumnya, ia berkomitmen untuk bekerja keras agar Kuasa Gelap: Perjanjian Darah dapat dinikmati oleh penonton dengan cara yang lebih menarik dan autentik.
Keberhasilan Film Pertama dan Harapan untuk Sequel
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah adalah sekuel dari film pertamanya, Kuasa Gelap yang dirilis pada tahun 2024. Film sebelumnya berhasil menarik lebih dari 1,4 juta penonton di bioskop Indonesia dan telah dijual ke 53 negara. Selain itu, film tersebut juga sempat menduduki peringkat teratas di Netflix Indonesia pada awal tahun 2025. Kesuksesan ini tentu menjadi motivasi tambahan bagi Jerome dan tim produksi untuk memberikan yang terbaik dalam proyek sekuel ini.
Film ini masih berada di bawah arahan sutradara Rizal Mantovani, yang sebelumnya juga menggarap film pertama. Naskah ditulis oleh Andri Cahyadi dan Robert Ronny, dengan Robert Ronny bersama Prima Taufik sebagai produser. Proyek ini didukung oleh beberapa rumah produksi ternama, seperti Paragon Pictures, Ideosource Entertainment, Legacy Pictures, WOW Multinet Pictures, dan Virtuelines Entertainment, yang menunjukkan adanya sinergi kuat di antara mereka.
Pemeran dan Karakter Baru
Selain Jerome Kurnia, film ini juga akan menampilkan Lukman Sardi yang kembali berperan sebagai Romo Rendra. Sekuel ini turut menghadirkan sejumlah wajah baru yang menjanjikan, seperti Venly Arauna, Keysha Angelica, Sisca Saras, Lydia Kandou, Kiki Narendra, Ferry Salim, Feby Febiola, hingga Faiz Vishal. Kehadiran para pemeran baru ini diharapkan dapat memberikan warna dan dinamika baru dalam alur cerita yang akan disajikan.
- Jerome Kurnia sebagai Romo Thomas
- Lukman Sardi sebagai Romo Rendra
- Venly Arauna, wajah baru yang menjanjikan
- Keysha Angelica, Sisca Saras, dan lainnya
- Proses syuting dijadwalkan dimulai pada April 2026
Strategi Pemasaran dan Distribusi
Dalam rangka mempromosikan film ini, tim produksi berencana untuk menyusun strategi pemasaran yang matang. Mengingat keberhasilan film pertama, strategi ini akan berfokus pada pengembangan kampanye yang menarik perhatian penonton. Hal ini termasuk penggunaan media sosial, teaser trailer, dan kolaborasi dengan influencer untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
Keberhasilan film pertama dalam meraih perhatian internasional juga memberikan peluang bagi sekuel ini untuk mengembangkan distribusi yang lebih luas. Dengan menjual hak tayang ke beberapa negara, tim produksi berharap dapat menembus pasar global dan meningkatkan eksposur film Indonesia di kancah internasional.
Harapan dan Target Penonton
Jerome Kurnia dan tim produksi memiliki harapan besar agar Kuasa Gelap: Perjanjian Darah dapat melampaui kesuksesan pendahulunya. Dengan mengedepankan kualitas cerita yang lebih mendalam dan karakter yang lebih kuat, mereka berharap film ini dapat menarik perhatian penonton dari berbagai kalangan. Selain itu, mereka juga ingin menyampaikan pesan moral yang kuat melalui alur cerita yang diangkat.
Dengan segala persiapan dan dedikasi yang ditunjukkan, film ini tentunya ditunggu-tunggu oleh para penggemar film horor religi di Tanah Air. Jerome Kurnia, sebagai eksekutif produser sekaligus pemeran utama, berkomitmen untuk memberikan pengalaman menonton yang tak terlupakan bagi penonton.
Kesimpulan
Jerome Kurnia mengambil langkah berani dengan menjadi eksekutif produser film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, menandai bab baru dalam kariernya di industri perfilman. Dengan keyakinan yang kuat terhadap potensi cerita dan dedikasi untuk memberikan yang terbaik, Jerome dan tim produksi siap menghadapi tantangan untuk menciptakan sekuel yang lebih baik dari sebelumnya. Dukungan berbagai rumah produksi dan kehadiran para pemeran baru menambah harapan akan kesuksesan film ini. Menantikan tayangnya di bioskop pada tahun 2026, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menjadi salah satu film yang layak ditunggu dalam perjalanan perfilman Indonesia.
➡️ Baca Juga: Uniqlo Luncurkan Koleksi Linen Musim Semi/Panas 2026 yang Stylish dan Nyaman
➡️ Baca Juga: Xiaomi Siapkan Versi Lebih Kecil dari Redmi Pad 2
