Pemkot Padang Salurkan Sarana Penangkapan Ikan untuk Bantuan Nelayan Terdampak Bencana

Pemerintah Kota Padang, yang terletak di Sumatera Barat, mengambil langkah nyata dalam mendukung nelayan yang terkena dampak bencana. Melalui Dinas Perikanan dan Pangan, Pemkot Padang menyalurkan bantuan berupa sarana penangkapan ikan yang diambil dari dana Transfer ke Daerah (TKD). Inisiatif ini bertujuan untuk membantu para nelayan kembali melaut dan memulihkan mata pencaharian mereka setelah mengalami kerugian akibat bencana.
Tujuan dan Harapan dari Penyaluran Bantuan
Menurut Sekretaris Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Muhammad Dwi Richie, bantuan ini diberikan untuk memfasilitasi nelayan yang terdampak bencana agar bisa melanjutkan aktivitas penangkapan ikan mereka. “Kami berharap sarana yang disalurkan dapat digunakan sebaik-baiknya dan berkontribusi dalam memulihkan aktivitas serta pendapatan mereka,” ujarnya saat acara penyerahan bantuan di Padang.
Bantuan sarana penangkapan ikan ini merupakan bagian integral dari program unggulan yang dilaksanakan oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, dan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, dalam upaya program Padang Melayani. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan yang terimbas oleh bencana.
Detail Bantuan yang Disalurkan
Paket bantuan yang diberikan mencakup 19 unit kapal fiber, 19 unit mesin tempel berkapasitas 15 PK, dan 724 unit jaring penangkap ikan. Semua alat ini diharapkan dapat mendukung nelayan dalam kegiatan mereka di laut. Penyaluran bantuan ini adalah hasil dari verifikasi yang dilakukan oleh Dinas Perikanan dan Pangan untuk memastikan bahwa bantuan tepat sasaran.
Proses Verifikasi dan Pendataan
Pihak Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang melakukan verifikasi kondisi nelayan yang mengalami kerugian akibat bencana yang terjadi pada November 2025. “Bantuan kapal fiber ini adalah hasil dari pendataan yang kami lakukan terhadap masyarakat nelayan, khususnya kelompok usaha bersama (KUB) yang terdampak,” jelas Muhammad Dwi Richie.
Setelah proses pendataan, ditemukan ada 19 KUB yang berhak menerima bantuan ini. Proses ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat maksimal bagi para nelayan yang membutuhkan.
Identitas Kelompok Usaha Bersama yang Menerima Bantuan
Sebanyak 19 KUB yang menerima bantuan terdiri dari berbagai kelompok nelayan yang tersebar di wilayah Padang. Berikut adalah daftar KUB yang berhak mendapatkan bantuan:
- KUB Batang Kuranji Lapai 01
- KUB Batang Kuranji Lapai 02
- KUB Batang Kuranji Lapai 03
- KUB Batang Kuranji Lapai 04
- KUB Tanjung Indah 01
Selain itu, KUB lainnya yang juga mendapatkan bantuan meliputi Tanjung Indah 02, Simpati Nelpin, Muaro Gabuo 01, Muaro Gabuo 02, Muaro Gabuo 03, Harxel Famili 01, dan beberapa kelompok lainnya yang tersebar di wilayah pesisir Padang.
Komitmen Pemkot Padang terhadap Masyarakat Nelayan
Penyerahan bantuan sarana penangkapan ikan ini mencerminkan komitmen Pemkot Padang dalam meringankan beban masyarakat yang terkena dampak bencana. Terutama bagi nelayan yang kehilangan alat dan sarana untuk melaut, langkah ini diharapkan dapat menjadi stimulus untuk memulihkan kembali aktivitas mereka.
Selain bantuan sarana penangkapan ikan, Dinas Perikanan dan Pangan juga memberikan dukungan dalam pengembangan kapasitas kepada 17 Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan). Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para pembudidaya ikan di daerah tersebut.
Bantuan untuk Pengembangan Kapasitas Pembudidaya Ikan
Bantuan yang diberikan untuk pengembangan kapasitas ini mencakup berbagai jenis benih ikan, pakan ikan, dan calon induk dari beberapa jenis ikan, seperti:
- Benih ikan nila
- Calon induk ikan nila
- Pakan ikan
- Calon induk ikan lele
- Benih ikan gurame
Bantuan tersebut disalurkan kepada Pokdakan yang berada di daerah Pemkot Padang seperti Pokdakan Lubuk Tempurung Indah, Bukit Lagan Indah, Tunas Karya, dan beberapa kelompok lainnya. Ini merupakan langkah nyata dalam mendukung sektor perikanan di Padang agar semakin maju dan berkelanjutan.
Dengan berbagai inisiatif dan bantuan yang diberikan, diharapkan nelayan dan pembudidaya ikan di Padang dapat kembali beraktivitas dengan semangat baru. Upaya ini adalah bagian dari komitmen Pemkot Padang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan menjadikan sektor perikanan sebagai salah satu pilar ekonomi daerah yang kuat.
➡️ Baca Juga: Panduan Investasi Saham Bertahap untuk Pemula yang Ingin Belajar dengan Tepat
➡️ Baca Juga: Kejari Lombok Timur Menyediakan Kesempatan Penyidikan Baru Kasus Korupsi Dermaga Labuhan Haji




