786 Jamaah Haji NTB Terbang Resmi ke Tanah Suci Melalui Bandara Lombok

Pada tahun 2026, 786 calon haji dari Nusa Tenggara Barat (NTB) telah resmi terbang menuju Tanah Suci Makkah untuk melaksanakan ibadah haji. Keberangkatan mereka dilakukan melalui Bandara Internasional Lombok, yang menjadi pintu gerbang utama bagi jamaah haji asal daerah ini. Ini adalah momen yang sangat dinantikan, bukan hanya oleh para jamaah, tetapi juga oleh keluarga dan masyarakat di sekitar mereka.
Keberangkatan Jamaah Haji NTB
Dalam sebuah pernyataan resmi, Humas Bandara Lombok, Hidya Putri Ramadhina, menyampaikan bahwa pada Rabu, 22 April 2026, jamaah calon haji dari Kloter 2 yang berasal dari Lombok Tengah, serta kloter pertama dari Lombok Timur, telah berangkat menuju Madinah. Keberangkatan ini merupakan langkah awal bagi mereka yang bertekad untuk menjalankan salah satu rukun Islam ini.
Rencana Penyelenggaraan Embarkasi Lombok
Penyelenggaraan Embarkasi Haji Lombok untuk tahun ini direncanakan berlangsung dalam 15 kloter, dengan total 5.798 calon haji yang akan diberangkatkan. Semua penerbangan haji dari Lombok akan dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia, yang telah berpengalaman dalam transportasi haji.
- Kloter 1: Kabupaten Lombok Timur (22 April 2026)
- Kloter 2: Kabupaten Lombok Tengah (23 April 2026)
- Kloter 3: Kabupaten Lombok Barat (24 April 2026)
- Kloter 4: Kabupaten Bima (25 April 2026)
- Kloter 5: Kota Mataram (27 April 2026)
Hidya juga menegaskan bahwa dari total 15 kloter yang direncanakan, baru dua kloter yang telah diberangkatkan, sedangkan kloter selanjutnya akan mengikuti jadwal yang telah ditetapkan dengan ketat.
Jadwal Keberangkatan Jamaah Haji NTB
Berikut adalah rincian jadwal keberangkatan untuk calon haji dari embarkasi Lombok tahun 2026:
- Kloter 6: Kabupaten Lombok Timur (28 April 2026)
- Kloter 7: Kabupaten Lombok Tengah (30 April 2026)
- Kloter 8: Kabupaten Lombok Barat (1 Mei 2026)
- Kloter 9: Kabupaten Lombok Timur (3 Mei 2026)
- Kloter 10: Kota Mataram (4 Mei 2026)
- Kloter 11: Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Kabupaten Dompu (5 Mei 2026)
- Kloter 12: Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Lombok Timur (7 Mei 2026)
- Kloter 13: Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Sumbawa Barat, dan Kota Bima (8 Mei 2026)
- Kloter 14: Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Bima (9 Mei 2026)
- Kloter 15: Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu, dan Kota Mataram (10 Mei 2026)
Jadwal ini menunjukkan komitmen pemerintah dan pihak terkait untuk memastikan bahwa setiap calon haji dari NTB mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan aman.
Tujuan Keberangkatan Jamaah Haji
Seluruh penerbangan haji dari Embarkasi Lombok akan mengarah ke dua tujuan utama, yaitu Madinah dan Jeddah. Kloter 1 hingga Kloter 11 dijadwalkan terbang menuju Madinah, sedangkan Kloter 12 hingga Kloter 15 akan mengarah ke Jeddah.
Penerbangan menuju Madinah menjadi langkah awal bagi jamaah haji untuk melaksanakan serangkaian kegiatan ibadah, termasuk ziarah ke Masjid Nabawi dan tempat-tempat bersejarah lainnya. Sementara itu, Jeddah menjadi pintu masuk bagi jamaah yang menuju Makkah untuk menjalankan ibadah haji itu sendiri.
Peran Bandara Internasional Lombok
Bandara Internasional Lombok berperan penting dalam kelancaran proses keberangkatan para jamaah haji NTB. Dengan fasilitas yang memadai dan sistem keamanan yang ketat, bandara ini menjamin kenyamanan dan keselamatan para calon haji sebelum memulai perjalanan panjang menuju Tanah Suci.
Keberangkatan jamaah haji dari NTB ini juga menunjukkan pengelolaan yang baik dari pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan manajemen bandara, dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan jamaah haji terhadap sistem transportasi dan pelayanan haji secara keseluruhan.
Persiapan Jamaah Haji NTB
Sebelum keberangkatan, para jamaah haji NTB telah menjalani berbagai persiapan, baik dari segi administratif maupun spiritual. Persiapan ini meliputi pemeriksaan kesehatan, pelatihan manasik haji, serta penyediaan dokumen yang diperlukan untuk melaksanakan ibadah haji.
Manasik Haji
Manasik haji merupakan kegiatan yang penting bagi calon haji sebelum berangkat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji agar jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan benar.
- Pengenalan lokasi-lokasi penting di Makkah dan Madinah
- Tata cara pelaksanaan rukun haji
- Etika dan adab selama melaksanakan ibadah
- Persiapan fisik dan mental
- Informasi tentang kesehatan selama perjalanan
Dengan mengikuti manasik haji, calon haji diharapkan dapat lebih siap dan percaya diri saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
Harapan dan Doa Masyarakat
Keberangkatan jamaah haji NTB tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga merupakan harapan seluruh masyarakat. Keluarga dan kerabat para jamaah haji mendoakan agar perjalanan mereka lancar dan ibadah yang dilaksanakan diterima oleh Allah SWT.
Masyarakat juga berharap agar para jamaah dapat membawa kembali pengalaman berharga dan ilmu yang bermanfaat untuk dibagikan kepada orang lain setelah kembali ke tanah air. Hal ini diharapkan dapat memperkuat iman dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Dukungan dari Pemerintah
Pemerintah daerah juga memberikan dukungan penuh terhadap keberangkatan jamaah haji NTB. Berbagai upaya dilakukan untuk memastikan bahwa jamaah mendapatkan pelayanan terbaik selama proses keberangkatan hingga kepulangan mereka.
Dengan adanya kerjasama antara pemerintah, pihak bandara, dan masyarakat, diharapkan setiap jamaah haji dari NTB dapat melaksanakan ibadah haji dengan khusyuk dan aman.
Kesimpulan
Keberangkatan 786 jamaah haji dari NTB melalui Bandara Internasional Lombok adalah langkah penting dalam melaksanakan ibadah haji. Proses yang terencana dengan baik, persiapan yang matang, serta dukungan dari berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan perjalanan ini. Semoga setiap jamaah haji dapat melaksanakan ibadah dengan sempurna dan kembali ke Tanah Air dengan selamat.
➡️ Baca Juga: Veda Ega Pratama Siap Tampil Memukau di Sirkuit Ayrton Senna dengan Julukan Baru “O’Vedinha
➡️ Baca Juga: Pink Moon April 2023: Fakta Ilmiah dan Waktu Terbaik Menyaksikannya di Indonesia




