slot depo 10k slot depo 10k
Olahraga

PSIM Bertekad Tak Akan Mengalami Hasil Seri atau Kekalahan Lagi di Kompetisi

YOGYAKARTA – Dalam beberapa pertandingan terakhir, PSIM Yogyakarta mengalami sejumlah hasil kurang memuaskan, termasuk beberapa kali berakhir imbang dan kekalahan, khususnya saat bermain di kandang. Dengan menyisakan sembilan laga di BRI Super League, tim ini bertekad untuk tidak mengulangi hasil yang sama dan berfokus pada pencapaian hasil positif di setiap pertandingan yang tersisa.

Target Jangka Pendek PSIM Yogyakarta

Dalam sebuah wawancara yang diambil dari laman resmi I.League, bek PSIM Yogyakarta, Franco Ramos, mengungkapkan bahwa timnya sedang berupaya keras untuk mencapai target yang telah ditetapkan di awal musim. Ramos menjelaskan bahwa tujuan utama PSIM adalah untuk tetap bertahan di liga teratas dan mengakhiri musim di posisi yang lebih baik dalam klasemen.

“Setelah kami berhasil mencapai target tersebut, saya rasa kami bisa menilai seberapa jauh kami bisa melangkah dengan tim ini. Tentu saja, itu menjadi harapan kami,” ungkap Ramos dengan penuh keyakinan.

Kepuasan yang Masih Menunggu

Pemain asal Argentina ini juga menekankan bahwa perjuangan tim belum sepenuhnya berakhir. Ia menyatakan bahwa rasa tenang dan bahagia baru akan dirasakan saat posisi PSIM sudah aman dari ancaman degradasi di akhir musim nanti.

Ambisi Pemain Lain untuk Memenangkan Pertandingan

Sejalan dengan semangat rekan satu timnya, Donny Warmerdam, pemain asing lainnya dari PSIM Yogyakarta, juga mengekspresikan keinginannya agar Laskar Mataram dapat meraih kemenangan sebanyak mungkin di sisa sembilan pertandingan.

“Kami ingin memenangkan sebanyak mungkin pertandingan. Dengan tersisanya sembilan laga, kami berusaha untuk merangsek ke papan atas,” jelas Donny dengan semangat yang tinggi.

“Saya menyadari bahwa itu bukanlah target yang ditetapkan di awal musim, tetapi jika kami dapat terus menunjukkan performa yang lebih baik, mengapa tidak untuk melihat ke depan?” tambahnya.

Posisi PSIM di Klasemen Sementara

Saat ini, PSIM Yogyakarta menempati posisi kedelapan dalam klasemen sementara Super League dengan raihan 38 poin dari 25 pertandingan, serta memiliki selisih 18 poin dari zona degradasi. Hal ini menunjukkan posisi mereka yang cukup aman, namun tetap harus waspada untuk menghindari kemungkinan terburuk di akhir musim.

Situasi di Tim Lain: Madura United

Sementara itu, Madura United juga tengah berjuang untuk bangkit di sisa kompetisi BRI Super League 2025/2026 agar dapat menghindari ancaman dari zona degradasi di musim ini.

Manajer Madura United, Umar A. Wachdini, menegaskan bahwa timnya memiliki tekad yang sangat kuat untuk meraih hasil positif dalam sembilan pertandingan tersisa. Dikutip dari laman resmi I.League, Umar menjelaskan bahwa mereka telah merencanakan langkah-langkah konkret untuk memastikan kebangkitan tim.

Langkah-Langkah Konkret Madura United

Umar menjelaskan bahwa salah satu strategi untuk memperbaiki performa tim adalah dengan melakukan pembaruan di posisi pelatih. Saat ini, mereka sedang mencari pengganti Carlos Parreira untuk memimpin tim ke arah yang lebih baik.

“Kami hampir mendapatkan tanda tangan Joel Cornelli, namun mantan pelatih Arema FC itu batal bergabung dengan tim kami,” jelas Umar. Saat ini, Coach Rahmat Basuki yang memimpin latihan tim.

Misi Besar Madura United

Umar menegaskan bahwa misi besar timnya adalah untuk bangkit di sisa laga yang ada. Ini menjadi perhatian utama dari presiden klub, Achsanul Qosasi, yang berharap Madura United bisa keluar dari situasi sulit yang mereka hadapi saat ini.

  • PSIM Yogyakarta bertekad untuk tidak lagi merasakan hasil imbang atau kekalahan.
  • Franco Ramos menjelaskan pentingnya mencapai target awal musim.
  • Donny Warmerdam menargetkan kemenangan di sembilan pertandingan tersisa.
  • Madura United juga berupaya untuk menghindari zona degradasi.
  • Langkah-langkah pembaruan pelatih merupakan bagian dari strategi Madura United.

Dengan semangat yang tinggi dari kedua tim, baik PSIM Yogyakarta maupun Madura United, kita tunggu perkembangan selanjutnya di kompetisi yang semakin mendebarkan ini. Setiap pertandingan akan menjadi sangat krusial bagi kedua tim dalam mencapai tujuan mereka masing-masing, dan tentu saja, para penggemar setia akan terus mendukung dari belakang.

➡️ Baca Juga: Tradisi Perang Api di Lombok: Merasakan Keseruan dan Budaya Unik yang Menggetarkan

➡️ Baca Juga: Surabaya Menjadi Destinasi Utama, Terminal Gayatri Tulungagung Mencapai 9.000 Penumpang

Related Articles

Back to top button