— Paragraf 1 —
INDIAN WELLS, AS – Petenis nomor dua dunia, Jannik Sinner, melangkah ke perempat final turnamen Masters 1000 Indian Wells setelah menundukkan pemain muda asal Brasil, Joao Fonseca, dalam laga dua tie-break yang menegangkan, Rabu (11/3). Kemenangan 7-6 (8/6), 7-6 (7/4) itu mengantarkan Sinner bertemu petenis Amerika Serikat, Learner Tien, dalam perebutan tiket semifinal. Tien berjanji mati-matian akan menekan Sinner sekuat tenaga.
— Paragraf 2 —
Pertemuan pertama antara Sinner dan Fonseca langsung menghadirkan atmosfer panas di Stadium Court. Dukungan riuh dari suporter Brasil yang memadati tribune memberi warna tersendiri dalam duel yang sarat pukulan keras dari kedua pemain.
— Paragraf 3 —
Set pertama berlangsung ketat sejak awal. Fonseca, yang baru berusia 19 tahun, mampu mengimbangi permainan agresif Sinner. Namun peluang break yang dimiliki masing-masing pemain gagal dimanfaatkan. Drama memuncak di tie-break ketika Fonseca sempat unggul 6-3 setelah dua kesalahan tidak biasa dari Sinner.
— Paragraf 4 —
Meski demikian, juara empat Grand Slam itu menunjukkan ketenangannya. Sebuah ace menggagalkan set point Fonseca dan memicu rentetan lima poin beruntun yang mengamankan set pertama bagi petenis Italia tersebut.
— Paragraf 5 —
Di set kedua, Sinner sempat terlihat menuju kemenangan nyaman setelah merebut break untuk unggul 4-2. Tapi Fonseca menolak menyerah. Dia membalas dengan break tanpa kehilangan poin pada gim kesembilan sebelum memaksakan tie-break kedua.
— Paragraf 6 —
Fonseca bahkan sempat memimpin 4-3 lewat ace tajam. Namun sekali lagi Sinner tampil lebih klinis. Empat poin beruntun memastikan kemenangan, ditutup dengan pengembalian servis forehand yang mematikan.
— Paragraf 7 —
“Saya merasa kuncinya adalah bermain seagresif mungkin. Joao adalah talenta luar biasa, sangat kuat dari kedua sisi dan servisnya sangat bagus. Mungkin dia sedikit menurun di akhir set kedua, tetapi saya senang bisa melewati pertandingan ini,” ujar Sinner. ben/AFP/G-1
➡️ Baca Juga: Game Viral Mengajak Anda Untuk Berperan Sebagai AI: Strategi Menarik Tanpa Kebosanan
➡️ Baca Juga: Bulan Ramadan: Irfan Hakim Mengajak Masyarakat untuk Meningkatkan Ibadah