Kapal Tanker Minyak Melintas Selat Hormuz, Terserang Drone Iran

Pada Sabtu, 7 Maret 2026, sebuah kapal tanker minyak bernama Prima ditembak oleh drone milik Iran saat berani menyeberangi Selat Hormuz. Kejadian ini terjadi setelah kapal tersebut mengesampingkan beberapa peringatan dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran tentang keadaan keamanan di jalur pelayaran strategis tersebut. Menurut berita yang dirilis oleh Tasnim, Kantor Huma IRGC mengumumkan bahwa kapal tanker diserang oleh drone karena tidak mematuhi larangan melintasi yang telah dikeluarkan oleh otoritas setempat.
Sebelumnya, IRGC telah menetapkan status bahaya di Selat Hormuz karena peningkatan eskalasi militer di wilayah Teluk. Penutupan Selat Hormuz ini telah berlangsung selama delapan hari. Langkah ini diambil oleh Teheran sebagai tanggapan terhadap agresi militer oleh Amerika Serikat dan Israel yang membunuh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei pada 28 Februari lalu.
Sejak serangan tersebut, otoritas Teheran telah melarang kapal tanker dan kapal komersial yang bersekutu dengan negara-negara musuh untuk melintas di Selat Hormuz. Serangan terhadap kapal Prima ini dianggap sebagai sinyal kuat bagi lalu lintas maritim internasional. Selat Hormuz merupakan jalur kritis untuk distribusi energi global yang sekarang dikontrol sepenuhnya oleh militer Iran.
Selat Hormuz merupakan perairan yang memisahkan wilayah Iran dengan Uni Emirat Arab. Perairan ini terletak antara Teluk Oman dan Teluk Persia, dengan sebagian besar garis pantainya berada di wilayah Iran. Jalur ini sering disebut sebagai ‘arteri utama’ ekonomi global karena sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melintasi selat ini.
Dengan insiden ini, lalu lintas maritim internasional mendapatkan sinyal kuat tentang situasi geopolitik yang rumit dan berisiko di Selat Hormuz. Dampaknya, kapal tanker dan komersial yang bersekutu dengan negara-negara musuh Iran dilarang melintas di jalur yang strategis dan penting ini. Situasi ini mengancam stabilitas pasokan energi global, dengan Selat Hormuz menjadi jalur penting bagi sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.
Tak hanya itu, Selat Hormuz juga menjadi titik panas geopolitik antara Iran dan Uni Emirat Arab, dengan perairan ini memisahkan kedua wilayah tersebut. Sementara sebagian besar pesisirnya berada di wilayah Iran, Selat Hormuz terletak antara Teluk Oman dan Teluk Persia. Jalur ini secara historis diklasifikasikan sebagai ‘arteri utama’ ekonomi global, menjadikannya vital bagi keamanan dan stabilitas ekonomi dunia.
➡️ Baca Juga: 20 Kode Redeem FF Terkini 9 Maret 2026: Klaim Sekarang untuk Dapatkan Skin XM8 dan Bizo Gratis
➡️ Baca Juga: Optimasi SEO: Memahami Makna Lagu ‘360’ Charli XCX Sebagai Trendsetter dalam Industri Musik