Mengapa Timothée Chalamet Menuai Kritik dari Komunitas Opera dan Balet?

Timothée Chalamet, aktor Hollywood berbakat, baru-baru ini menjadi sumber perdebatan di kalangan komunitas seni klasik. Kritik tajam datang dari komunitas opera dan balet menyusul pernyataan Chalamet yang mencuat kembali dari wawancara yang dilakukan pada tahun 2026. Dalam diskusi tersebut, dia menyinggung tentang relevansi seni klasik seperti opera dan balet di era modern ini. Bagaimana pernyataan Chalamet memicu perdebatan dan apa respons dari dunia balet dan opera? Mari kita gali lebih dalam.
Chalamet dan Komentar Kontroversialnya
Dalam sebuah video wawancara yang dipublikasikan pada 28 Februari 2026 di YouTube, Chalamet dan Matthew McConaughey melakukan diskusi tentang fenomena penonton yang semakin kurang sabar dengan film-film bertempo lambat. Chalamet berpendapat bahwa pembuat film harus berusaha lebih keras untuk menjadikan karya mereka sebagai “tontonan serius”.
“Saya berada di tengah-tengah, Matthew. Saya mengagumi orang-orang yang tampil di acara bincang-bincang dan berkata, ‘Hei, kita harus menjaga bioskop tetap hidup, kita harus menjaga genre ini tetap hidip’,” kata Chalamet.
Komentar yang menimbulkan kontroversi muncul ketika Chalamet membahas balet dan opera. Ia merasa bahwa komunitas ini membutuhkan kerja keras dari semua pihak untuk tetap relevan di era modern. “Saya tidak ingin bekerja di balet atau opera di mana orang-orang bilang, ‘Hei! Jaga agar genre ini tetap hidup,’ meski tidak ada yang peduli lagi,” ungkapnya sambil tertawa.
Respons dari Dunia Balet dan Opera
Perkataan Chalamet ini mendapat balasan dari beberapa komunitas seni klasik. Beberapa akun Instagram resmi, seperti The Metropolitan Opera, Atlanta Ballet, Teatro alla Scala, dan Birmingham Royal Ballet, memberikan tanggapan melalui unggahan mereka.
The Metropolitan Opera menggoda Chalamet dengan mengatakan, “Coba saja ada yang peduli sama balet… eh, bentar. Terima kasih untuk tim hebat kami dan audiens yang menjaga balet tetap hidup dan berjaya. Dan terima kasih sudah bantu misi kita untuk melihat balet di mana pun @tchalamet!”
Akun resmi National Ballet juga ikut berpartisipasi dengan memamerkan jumlah penonton yang memenuhi teater Four Seasons Centre di Kanada. “@tchalamet baru saja bilang kalau dia tidak mau kerja di balet dan opera karena ‘udah tidak ada yang peduli lagi’… Timmy, penonton kami yang penuh tidak setuju. Kamu harus coba datang ke Four Seasons Centre dan lihat apa yang bisa kami dan @canadianopera tawarkan,” tulis mereka.
Pernyataan Resmi dari The Royal Ballet and Opera
The Royal Ballet and Opera, gedung opera utama di Inggris, juga merespon klaim Chalamet melalui pernyataan resmi. Mereka membantah bahwa balet dan opera sudah tidak relevan lagi. Menurut mereka, kedua seni klasik ini terus memberi inspirasi dan membentuk karya-karya lain yang dapat dirasakan dalam film, musik, hingga fesyen.
“Selama berabad-abad, disiplin ilmu ini telah membentuk cara seniman berkarya dan penonton menikmati budaya, dan saat ini jutaan orang di seluruh dunia terus menikmati dan terlibat dengan mereka,” tulis mereka.
Meski menjadi sorotan, Timothée Chalamet tetap menjadi aktor yang dihargai dalam industri film. Namun, kontroversi ini menjadi pengingat bahwa setiap kata yang diucapkan publik figur memiliki bobot dan dapat menimbulkan diskusi yang mendalam, terutama jika menyangkut keberlanjutan seni dan budaya.
➡️ Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Kembali Diperiksa Polisi dengan Harapan Tak Terjerat Hukuman Penjara
➡️ Baca Juga: IHSG Menguat di Pembukaan Perdagangan, Investor Perhatikan Sentimen Global




