— Paragraf 1 —
KOTA JAMBI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi menyebut hujan yang mengguyur Provinsi Jambi sejak Senin dini hari menyebabkan berkurangnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah titik di wilayah tersebut.
— Paragraf 2 —
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah di Kota Jambi, Senin (17/8), menyebutkan hujan juga memengaruhi luasan lahan yang terbakar, khususnya di wilayah Londerang dan Kumpeh di Kabupaten Muaro Jambi serta di Kecamatan Batara Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
— Paragraf 3 —
Ia mengatakan luas lahan yang terbakar dari awal tahun hingga saat ini diperkirakan mencapai 619,75 hektare.
— Paragraf 4 —
Khusus di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi luasan lahan yang terbakar sampai hari ini telah mencapai 170 hektare.
— Paragraf 5 —
Menurut dia, karakteristik lahan gambut di wilayah itu menjadi tantangan utama dalam operasi pemadaman, sehingga membutuhkan pendinginan secara menyeluruh.
— Paragraf 6 —
Dalam situasi saat ini, ia mengingatkan dan mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan tidak membuang puntung rokok sembarangan.
— Paragraf 7 —
“Kami minta bersama-sama menjaga lingkungan, jangan membuka lahan dengan membakar dan jangan membuang puntung rokok sembarangan, karena sekarang kondisi sangat kering dan rawan kebakaran,” ujar dia.
— Paragraf 8 —
Prakirawan BMKG Jambi, Benedy Fajar, menjelaskan bahwa hujan yang mengguyur terjadi merata khususnya di wilayah Provinsi Jambi bagian timur.
— Paragraf 9 —
Berdasarkan informasi BMKG Jambi, hujan mengguyur wilayah Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.
— Paragraf 10 —
“Hujan ini merupakan hujan alami bukan dari aktifitas kegiatan OMC,” jelas dia.
➡️ Baca Juga: Siap-Siap! Info Terkini Seleksi CPNS 2026: Lihat Jadwal, Formasi, dan Prosesnya Secara Lengkap
➡️ Baca Juga: Baznas Kaltim Bantu 200 Anak Yatim Duafa Melalui Program Bahagia Anak Yatim: Inisiatif Optimalisasi Kesejahteraan
