Di tengah tantangan yang dihadapi oleh industri tekstil konvensional, pertumbuhan pesat dalam bisnis jersei custom di Jawa Barat menunjukkan sinyal positif. Tren yang berfokus pada cetak sesuai permintaan (print on demand) berhasil menjadi pendorong utama bagi sektor fashion, meski situasi ekonomi global mengalami ketidakpastian. Dengan adanya perubahan perilaku konsumen dan peningkatan kebutuhan akan produk yang lebih personal, sektor ini telah menemukan celah untuk berkembang.
Pertumbuhan Pasar Jersei Custom di Jabar
Dalam beberapa tahun terakhir, munculnya berbagai acara olahraga dan kegiatan komunitas yang membutuhkan jersei khusus telah membuka peluang baru bagi industri ini. Permintaan yang tinggi untuk jersei eksklusif ini menciptakan pasar dengan daya beli yang kuat, yang mampu menyeimbangkan perlambatan dalam sektor manufaktur tekstil tradisional.
Pernyataan Ahli tentang Permintaan Jersei Custom
Menurut Bryan W. Arsaha, Direktur Moremedia Indonesia, meskipun kondisi ekonomi global seiring dengan nilai tukar mata uang mengalami penurunan, permintaan untuk jasa cetak digital pada pakaian skala kecil hingga menengah justru mengalami pertumbuhan yang signifikan. “Kami mencatat pertumbuhan sekitar tiga hingga empat persen, terutama untuk produk berbasis print on demand,” ungkap Bryan dalam sebuah acara di Bandung.
Permintaan terhadap jersei custom menjadi sangat tinggi, terutama saat acara lari atau kegiatan komunitas otomotif. Setiap kali acara tersebut diadakan, kebutuhan untuk kostum baru menjadi prioritas. Hal ini menunjukkan bahwa komunitas di Jabar semakin menyadari pentingnya identitas melalui pakaian yang mereka kenakan.
Dukungan Teknologi dalam Pertumbuhan Bisnis
Tren ini didorong oleh kemajuan teknologi dalam cetak langsung ke tekstil (direct to garment). Metode ini tidak hanya efisien, tetapi juga lebih ramah lingkungan, menggunakan tinta eco-solvent dan proses pengolahan limbah kain yang lebih baik. Inovasi ini membantu pelaku usaha untuk tetap bersaing di tengah tekanan dari produk impor.
Strategi Menghadapi Persaingan Global
Dalam menghadapi tantangan dari negara-negara tetangga seperti Vietnam dan Bangladesh, Bryan menekankan pentingnya efisiensi biaya produksi. Dia menjelaskan bahwa pameran Indonesia Apparel Production Expo (IAPE) 2026 yang diadakan di Bandung bertujuan untuk memotong rantai distribusi dan memudahkan pelaku usaha lokal dalam mendapatkan akses langsung ke mesin dan bahan baku.
- Pameran IAPE 2026 berlangsung selama tiga hari di Bandung Convention Centre.
- Lebih dari 20 perusahaan dan 50 merek teknologi mesin pakaian berpartisipasi.
- Acara ini bertujuan untuk mendukung pengusaha distro dan UMKM lokal.
- Pengusaha dapat mengurangi biaya operasional dengan akses langsung ke sumber daya.
- Inisiatif ini membantu meningkatkan daya saing produk lokal.
Keterlibatan Pendidikan dalam Inovasi Bisnis
Founder IAPE, Aulia Sunhandhyka, menambahkan bahwa inovasi dalam industri pakaian juga melibatkan institusi pendidikan vokasi di Jawa Barat. Keterlibatan lembaga seperti SMK Tata Busana, ISBI, dan Islamic Fashion Institute (IFI) Bandung sangat penting untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri.
Meningkatkan Kompetensi Sumber Daya Manusia
Aulia menekankan bahwa kerjasama dengan kalangan akademisi dapat memperkuat pertukaran pengetahuan, yang pada gilirannya akan mendukung perkembangan bisnis apparel. Dengan demikian, peningkatan kompetensi sumber daya manusia dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan industri.
Pentingnya Lini Cetak dalam Produk Kreatif
Usman Batubara, Ketua Komunitas Praktisi Grafika Indonesia (Kopi Grafika), menjelaskan bahwa sektor percetakan merupakan tulang punggung penting bagi produk kreatif, mulai dari pakaian hingga kemasan ekspor. Kebutuhan akan cetakan berkualitas tinggi terus meningkat, terutama dalam meningkatkan nilai jual produk.
Inisiatif Unit Percetakan di Tingkat Lokal
Usman mendorong pemerintah untuk memulai inisiatif pembentukan unit percetakan di tingkat desa atau kecamatan. “Setiap produk yang dijual saat ini membutuhkan kemasan yang menarik. Jika setiap kecamatan memiliki unit percetakan, hal ini dapat menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa di Jabar,” ujarnya.
Acara Pendukung di IAPE 2026
Pameran IAPE 2026 tidak hanya menampilkan produk dan teknologi, tetapi juga menyelenggarakan berbagai kegiatan pendukung. Live demo, sesi talkshow, dan business matching menjadi bagian dari rangkaian acara yang bertujuan untuk memperkuat jejaring antara pelaku industri.
- Live demo berbagai teknik cetak dan produksi.
- Sesi talkshow dengan 15 narasumber dari berbagai bidang.
- Business matching untuk memfasilitasi kerjasama antara pelaku usaha.
- Pembahasan mengenai tren terbaru dalam industri fashion.
- Kesempatan untuk bertukar ide dan inovasi dalam bisnis apparel.
Dengan berbagai inovasi dan kolaborasi yang terjadi di industri jersei custom di Jawa Barat, dapat dipastikan bahwa sektor ini akan terus berkembang meskipun dalam kondisi ekonomi yang tidak menentu. Keberadaan teknologi dan dukungan dari berbagai pihak menjadi kunci utama untuk meraih kesuksesan dalam memenuhi permintaan pasar yang terus berubah.
➡️ Baca Juga: Gejala Herpes Zoster yang Dialami Ed Sheeran: Apa yang Perlu Diketahui?
➡️ Baca Juga: Leonardo DiCaprio Hadirkan Kekasih di Acara Piala Oscar 2023
