Barito Putera Menang Telak 8-3 atas Persipal, Namun Gagal Promosi ke Super League

PS Barito Putera menutup perjalanan mereka di Grup B/Timur Liga Championship 2025/2026 dengan sebuah kemenangan yang sangat mencolok, mengalahkan Persipal FC dengan skor 8-3 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, pada Minggu (3/5/2026). Meskipun merayakan pesta gol di depan pendukung setia mereka, hasil akhir ini memberi rasa pahit bagi tim Laskar Antasari yang gagal mencapai tujuan promosi ke Super League.

Dominasi di Lapangan, Namun Tak Cukup untuk Promosi

Walaupun Barito Putera menunjukkan performa yang sangat dominan, terutama melalui aksi-aksi menawan dari pemain kunci seperti Alexsandro, Erwin Gerard, dan Ricardo Cristian, kemenangan ini ternyata tidak cukup untuk mengantarkan mereka menuju promosi. Di sisi lain, PSS Sleman berhasil merebut tiket promosi langsung setelah mengalahkan PSIS dengan skor 3-0, yang membuat posisi Barito Putera terperosok ke peringkat ketiga di klasemen akhir.

Di pertandingan lain, Persipura meraih kemenangan atas Persiku dengan skor 2-0, melaju ke babak playoff dan akan berhadapan dengan Adhyaksa FC yang berasal dari Grup 1/Barat. Dengan hasil tersebut, Barito Putera hanya bisa bertahan di posisi ketiga dalam klasemen akhir.

Awal yang Menjanjikan untuk Barito Putera

Barito Putera langsung menunjukkan taringnya dengan membuka skor di menit ketiga. Ferdiyansyah melakukan penetrasi yang cemerlang dan mengumpan kepada Erwin Gerard, yang kemudian melepaskan tembakan akurat ke pojok kiri gawang. Gol ini menjadi pembuka yang menjanjikan bagi Barito untuk meraih kemenangan besar.

Persipal berusaha bangkit dan hampir menyamakan kedudukan pada menit keenam. Namun, upaya mereka digagalkan oleh pertahanan Barito yang sigap, menyapu bola tepat di depan gawang dan menjaga keunggulan tim tuan rumah.

Serangan Beruntun dari Barito Putera

Pada menit ketujuh, M. Wildan dan Alexsandro masing-masing menciptakan peluang berbahaya untuk Barito, memperlihatkan betapa dominannya mereka di lapangan. Gol kedua Barito baru tercipta pada menit ke-30 melalui Fabiano Beltrame, yang berhasil menggandakan kedudukan untuk timnya.

Alexsandro kembali menjadi sorotan saat ia mencetak gol ketiga timnya di menit ke-35, diikuti oleh Erwin Gerard yang menambah pundi-pundi gol menjadi 4-0 pada menit ke-37. Barito Putera seolah tak terbendung di babak pertama.

Persipal Berusaha Kembali ke Pertandingan

Meski tertinggal jauh, Persipal tidak menyerah dan mulai berusaha membalas. Mereka mendapatkan beberapa peluang, termasuk tendangan bebas yang dieksekusi oleh Kenzo Nambu pada menit ke-39, tetapi belum membuahkan hasil.

Menjelang akhir babak pertama, Alexsandro mencetak gol kelima untuk Barito pada menit 45+2, menutup paruh pertama dengan keunggulan 4-0.

Babak Kedua yang Menarik

Setelah jeda, Persipal berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-4 pada menit ke-48, berkat gol yang dicetak oleh Kenzo Nambu setelah memanfaatkan kelengahan di lini belakang Barito. Namun, Barito segera merespons melalui gol sundulan Alexsandro di menit ke-53, meskipun gol tersebut dianulir setelah tinjauan VAR menunjukkan kiper Persipal, Muhammad Alim, telah menguasai bola lebih dahulu.

Pada menit ke-66, Ricardo Cristian menggandakan keunggulan Barito menjadi 5-1, dan tidak lama kemudian, ia berhasil mencetak gol lagi dari titik penalti pada menit ke-73, membuat kedudukan menjadi 6-1.

Persipal Tidak Menyerah

Persipal menunjukkan semangat juang yang tinggi dan berhasil mencetak gol keduanya melalui Kenzo Nambu pada menit ke-70, mengejar ketertinggalan menjadi 2-6. Tidak berhenti di situ, Meru Kimura menambah gol lagi untuk Persipal pada menit ke-79 melalui tendangan bebas, mengubah kedudukan menjadi 3-6.

Meskipun Barito Putera tampil sangat mengesankan, hasil akhir dari pertandingan ini menimbulkan rasa kecewa karena mereka tidak dapat melanjutkan ke Super League. Momen ini menjadi pengingat bahwa dalam dunia sepak bola, kemenangan yang besar tidak selalu menjamin pencapaian tujuan yang diinginkan.

Analisis Performa Pemain Kunci

Dalam pertandingan ini, beberapa pemain Barito Putera tampil sangat menonjol dan layak mendapatkan perhatian lebih. Berikut adalah analisis singkat mengenai pemain-pemain kunci yang berkontribusi besar dalam kemenangan tersebut:

Kendala dan Peluang Ke Depan

Meskipun hasil akhir tidak sesuai harapan, tim Barito Putera memiliki banyak hal positif yang bisa diambil dari pertandingan ini. Dengan performa yang solid dari para pemain kunci, mereka memiliki fondasi yang baik untuk musim mendatang. Namun, ada beberapa kendala yang perlu diperhatikan:

Menatap Musim Depan

Dengan berakhirnya kompetisi ini, Barito Putera harus segera menatap ke depan. Persiapan untuk musim mendatang menjadi sangat penting. Tim harus fokus pada beberapa aspek:

Dengan segala hal yang telah dipelajari dari pengalaman ini, Barito Putera diharapkan dapat bangkit dan lebih siap untuk menghadapi tantangan di masa depan. Meskipun gagal promosi, prestasi mereka di liga ini menunjukkan potensi besar yang bisa dikembangkan lebih lanjut.

➡️ Baca Juga: Laba BYD Turun 19%, Perusahaan Mobil Listrik China Kurangi 10% Jumlah Karyawan

➡️ Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Rp50.000 Menjadi Rp2,843 Juta per Gram pada 23 Maret

Exit mobile version