India Kembangkan Drone AVATAAR yang Dapat Terbang Sekaligus Menyelam di Laut
— Paragraf 1 —
NEW DELHI – Di India, sebuah drone baru bernama AVATAAR telah dikembangkan yang dapat beroperasi baik di udara maupun di bawah air menggunakan sonar.
— Paragraf 2 —
Menurut AquaAirX Autonomous Systems , drone tersebut dibangun dengan struktur serat karbon.
— Paragraf 3 —
Dari Militarnyi, material ini sangat tahan terhadap korosi. Drone ini juga dilapisi dengan material pelindung khusus yang melindungi sensornya dari kondisi laut yang keras.
— Paragraf 4 —
Perangkat ini dilengkapi dengan modem komunikasi akustik untuk komunikasi bawah air yang andal dan sistem navigasi Ultra-Short Baseline yang memastikan penentuan posisi yang tepat.
— Paragraf 5 —
Sonar ini memungkinkan pemetaan dasar laut secara detail. Selain itu, sonar ini memiliki lampu LED terintegrasi yang meningkatkan visibilitas dalam kondisi cahaya redup.
— Paragraf 6 —
“Inovasi-inovasi tersebut menunjukkan bagaimana perusahaan rintisan India semakin bergerak melampaui teknologi konsumen ke bidang teknologi canggih, robotika, dan inovasi pertahanan,” kata perusahaan itu.
— Paragraf 7 —
Nama AVATAAR merupakan singkatan dari Amphibious Vehicle for Autonomous Tactical Aerial & Aquatic Reconnaissance (Kendaraan Amfibi untuk Pengintaian Udara & Perairan Taktis Otonom).
— Paragraf 8 —
Perangkat ini dapat digunakan untuk pengawasan multi-domain dan deteksi ancaman di pelabuhan, dermaga, dan jalur pesisir.
— Paragraf 9 —
Perangkat ini juga mendukung operasi pengintaian taktis, pengawasan, dan intelijen, dengan mengirimkan data secara real-time di wilayah pesisir dan dekat pantai.
— Paragraf 10 —
Setelah setiap misi bawah air, AVATAAR harus dibilas dengan air tawar untuk menghilangkan endapan garam. Hal ini membantu menjaga daya tahan dan kinerja drone selama penggunaan berulang.
— Paragraf 11 —
Drone bawah air juga sedang dikembangkan di Ukraina. Secara khusus, para insinyur Ukraina telah mengembangkan drone Toloka .
➡️ Baca Juga: Ramadan dan Idulfitri Mendorong Pertumbuhan Positif Industri Halal Indonesia
➡️ Baca Juga: Kenaikan Tarif Tol Semarang-Batang Hampir 30 Persen Mulai 7 Maret 2026